Have an account?

Rabu, 20 Januari 2010

Perusahaan Rokok Dipaksa Beberkan Formula Rahasia



img
(Foto : Clovesmokes)
Washington, Dari 4.000 lebih bahan kimia yang terdapat dalam rokok, hanya sekitar 60 saja yang benar-benar teridentifikasi peneliti sebagai zat berbahaya dan karsinogenik.

Badan pengawas makanan dan obat Amerika (FDA/Food and Drug Administration) pun mewajibkan perusahaan rokok membeberkan secara detail formula rahasia rokoknya demi alasan kesehatan.

Untuk pertama kalinya, FDA mewajibkan perusahaan tembakau membeberkan formula rokoknya dengan detail melalui sebuah undang-undang. FDA akan meneliti sejauh mana formula itu berefek pada kesehatan. Peringatan pada kemasan dinilai FDA tidaklah cukup.

Selama ini, perusahaan rokok banyak yang menggunakan campuran bahan cocoa, kopi, mentol dan zat aditif lainnya untuk memberi cita rasa yang lebih enak pada rokok. Namun banyak diantara mereka yang tidak melaporkan kandungan tersebut dan merahasiakannya pada FDA.

Melalui undang-undang yang rencananya diterapkan Juni 2011, FDA akan mempublikasikan daftar formula dan memberikan informasi pada publik mengenai racikan mana yang tidak berbahaya, berbahaya atau membuat candu.

"Produk tembakau adalah satu-satunya produk konsumsi manusia yang kita tidak benar-benar tahu apa saja didalamnya," ujar Lawrence R. Deyton, direksi FDA, seperti dilansir Health24, Rabu (20/1/2010).

Para produsen rokok mengatakan produk mereka berisikan tembakau, air, gula pemanis buatan serta sedikit bahan kimia semacam diammonium phosphate (bahan yang digunakan untuk mengatur kecepatan bakar dan rasa) dan ammonium hydroxide (untuk meningkatkan cita rasa).

Padahal penelitian ilmiah menyebutkan bahwa bahan-bahan kimia tersebut bisa membuat tubuh menyerap nikotin lebih cepat. Dan hal itu sudah menyebabkan kematian ribuan orang. Tiap tahunnya, Centres for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika melaporkan 443.000 kasus kematian akibat rokok.

Peningkatan pajak, peringatan kesehatan, larangan merokok dan stigma sosial memang berhasil mengurangi angka penjualan rokok, namun penurunan tersebut masih dinilai terlalu kecil.

Menurut American Cancer Society, rokok dan asapnya mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia, namun hanya 60 bahan yang benar-benar diketahui sebagai zat karsinogenik.

"Kenyataannya kita hanya tahu sedikit saja. Sangat sulit jika ingin mengetahui secara akurat bahan mana yang benar-benar berbahaya atau tidak bagi tubuh. Perlu penelitian yang panjang untuk mengetahuinya," kata Dr David Burns dari University of California-San Diego.

0 komentar:

Posting Komentar